Breaking

Kamis, 03 Mei 2018

Cara atau Tips Membuat Password yang Aman



Password yang gampang ditebak membuat akun online penggunanya rawan dibobol hacker. Kalau sudah begitu, kebocoran data dan informasi pribadi pun bisa terjadi. Bagaimana caranya untuk membuat password yang aman?


SplashData menyarankan pengguna internet agar menghindari pemakaian password dalam daftar kata kunci yang paling gampang ditebak. Password yang aman hendaknya terdiri dari 12 karakter atau lebih yang berisi kombinasi huruf besar dan kecil, angka, serta karakter lain. 

Disarankan pula agar pengguna memakai password berbeda untuk tiap akun online yang dimiliki. Ini supaya hacker yang memperoleh satu password tidak bisa menggunakan kata kunci itu untuk membobol akun lain. 


Pusing dengan banyaknya kata kunci yang dipakai? Gunakan aplikasi password manager untuk mengorganisasikan kata kunci-kata kunci, membuat password yang aman secara acak, dan melakukan login secara otomatis ke akun online.

Berikut lima tips membuat password yang aman dan tidak mudah dibobol, menurut ahli IT dari Home Office's Cyber Aware.

1. Hindari aspek personal.


Meski mudah diingat, menggunakan kata dan angka yang bersifat personal, atau berhubungan dengan kehidupan pengguna sehari-hari di internet seperti tanggal lahir, nama pasangan, nama peliharaan, dan alamat tempat tinggal bukanlah hal tepat. 
Sebelum meretas akun, hacker akan terlebih dahulu menelusuri latar belakang calon korbannya. Keamanan akun Anda akan diretas dengan mudah oleh hacker. 
Itulah mengapa penggunaan password tipe ini tidak disarankan. 

2. Hindari nomor berurut 

Password dengan nomor urut seperti 1234567890, 11111, atau 987654321 kemungkinan berhasil dibobolnya sebesar 80 persen. Sistem kombinasi kode akan memudahkan password tipe ini dibobol. 
Hal paling aman adalah memilih angka secara acak dengan mengombinasikannya dengan huruf.

3. Gunakan tiga kata acak 

Kalimat acak dengan makna yang tidak berkaitan disebut sebagai password dengan tingkat keamanan cukup kuat. Selain itu, usahakan untuk menggabungkan minimal 3 kata untuk mengamankan identitas.

"Thebrownpicture" bisa menjadi contoh yang baik. Menurut ahli kemanan jaringan, sistem enkripsi memerlukan waktu 35.000 tahun untuk meretas password tersebut. 

4. Kombinasi kata, angka, dan simbol

Jangan remehkan kombinasi kata dan huruf. Meski terkesan alay, password tipe ini dikategorikan sebagai yang sangat kuat. Contohnya "teabrown227". untuk memecahkan password ini, mesin enkripsi membutuhkan waktu kisaran 227 juta tahun. 

5. Password berbeda untuk setiap akun

Meskipun password yang sudah digunakan tergolong kuat, bukan tidak mungkin hacker membobol akun dengan cara lain. Untuk berjaga-jaga, buatlah password berbeda untuk setiap akun yang dimiliki. 
Password yang sama pada setiap akun akan mempermudah hacker mencuri data yang dimiliki oleh para pengguna.