Breaking

Sabtu, 28 Januari 2017

5 Hal Dalam Hubungan yang Sebaiknya Tidak di Posting di Sosial Media

Bilhd.com, Jakarta - Beberapa orang bisa sangat terbuka tentang kehidupan pribadinya di media sosial, terutama urusan percintaan. Namun kadang 'over sharing' tentang kehidupan pribadi bisa berdampak buruk. 

Bagus jika hubungan Anda berlanjut sampai menikah, namun kalau tidak, teman-teman di socmed akan menilai Anda dan si mantan sebagai pasangan penuh drama. Sebelum Anda melakukan kesalahan di media sosial, sebaiknya hindari posting lima hal ini:


Foto: ilustrasi/thinkstock


Pertengkaran
Hubungan sempurna sekalipun tak luput dari pertengkaran. Namun orang yang dewasa tak butuh media sosial untuk menyindir atau sekadar curhat. Lewat media sosial, orang-orang secara tak sadar membangun opininya tentang Anda dan pasangan. Jika pada akhirnya pertengkaran yang telah di-posting membaik dan Anda kembali mesra, bayangkan apa yang ada dipikiran teman-teman di media sosial? Ketika teman atau keluarga membaca curahan hati Anda saat bertengkat, mereka mungkin akan melihat hubungan Anda dan si mantan sebagai sesuatu yang buruk. Jangan beri kesempatan para haters untuk membenci.

Beda Pendapat
Mungkin menarik untuk membuat 'poling' dari perdebatan yang Anda dan pasangan lakukan. Namun sadarkan Anda itu bisa saja mempermalukan pasangan. 

"Sementara ada orang yang menikmati sikap 'selalu benar', mencari perhatian secara online hanya menunjukkan kurangnya kepercayaan pada pasangan. Hubungan yang sehat tak butuh pengakuan dari internet," kata psikiater keluarga Jared Paramount, M.D..

Status Memancing
Mungkin bagi Anda terkesan misterius jika hanya menulis status yang sengaja tak ditujukan pada siapapun. Namun sadarkah Anda jika itu akan membuat orang-orang berasumsi? 

"Tiap orang juga tahu jika itu untuk pasangannya. Masalahnya ketika sudah berbaikan, masih ada bukti digital yang diingat orang-orang," tutur psikiater Dion S. Metzger, M.D..

Segala Hal Romantis
Simpan sisi romantis pasangan hanya untuk Anda. Apalagi jika pasangan baru berjalan selama beberapa bulan. Jika nantinya romantisme itu hanya berlangsung singkat, Anda hanya akan jadi bahan omongan dan lelucon.

Percakapan Pribadi
Pasangan Anda mungkin mengatakan sesuatu yang lucu atau romantis lewat pesan teks dan itu membuat Anda bahagia. Mungkin Anda ingin membuat seluruh dunia tahu jika si dia adalah pasangan yang luar biasa, namun hal ini bisa berdampak lebih jauh lagi. Berbagi hal pribadi akan mengikis kepercayaan dan membuat pasangan khawatir jika momen yang spesial malah berujung jadi permainan dan konsumsi publik. (asf/asf)


Sumber: wolipop.detik.com