Breaking

Selasa, 03 Mei 2016

ORANG TUA HARUS WASPADA : Ini Alasan Anak-anak Harus Dijauhkan dari Game Online ‬

Bilhd.com # Jakarta - Menyusul adanya rencana pemerintah untuk memblokir 15 game online yang dianggap mengancam anak-anak, situs Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah diretas. Aksi tersebut terjadi menyusul dukungan yang diberikan KPAI terhadap rencana pemblokiran tersebut.
Namun aksi ini tak membuat KPAI mencabut dukungannya. Karena menurut KPAI, game online memiliki korelasi kuat pada kasus kekerasan anak.

"Banyak sebab mengapa kasus kekerasan anak meningkat. Berdasarkan data yang masuk ke KPAI, salah satu faktornya adalah karena game online yang terlalu bebas diakses anak," kata Ketua KPAI, Asrorun Niam Sholeh, di Jakarta, Senin (2/5).
Mengutip pendapat Profesor Akio Mori dari Tokyo’s Nihon University, Asrorun menjelaskan game online memberi dampak negatif pada aktivitas dan perkembangan otak anak. Setidaknya ada dua hal penting yang harus diperhatikan.
Pertama, anak-anak yang kecanduan game online akan mengalami penurunan aktivitas gelombang otak depan yang memiliki peranan sangat penting untuk mengatur pengendalian emosi dan agresivitas. Akibatnya orang tersebut cepat mengalami perubahan mood, seperti mudah marah dan mengalami masalah dalam hubungan sosial, khususnya dengan anggota keluarga.

‬‪Kedua, penurunan aktivitas gelombang beta yang merupakan efek jangka panjang yang tetap berlangsung, meskipun mereka tidak sedang bermain game. Dengan kata lain, anak-anak yang kecanduan game mengalami “autonomic nerves” yaitu tubuh mengalami pengelabuan kondisi di mana sekresi adrenalin meningkat, sehingga denyut jantung, tekanan darah dan kebutuhan oksigen terpacu untuk meningkat.
"Dari kedua dampak yang Akio Mori jelaskan, sudah pasti akan menghambat proses belajar anak. Adanya penurunan-penurunan gelombang pada otak menyebabkan gangguan dalam jangka pendek maupun panjang. Gangguan ini bukan sekedar psikologis anak, tetapi juga berpengaruh buruk pada kesehatan fisik," tegas Asrorun.
‬Yang paling terganggu dari kecanduan game online menurutnya adalah prestasi belajar anak yang menjadi terhambat, bahkan tidak bisa dicapai sesuai target pendidikan. Ancaman yang paling besar bagi mereka adalah terpuruk dalam hal pendidikan.‬
‪Dalam beberapa kasus yang dijumpai KPAI, lanjutnya, anak yang kecanduan game online dapat melakukan tindakan negatif seperti merusak, berkelahi dan berjudi. Selain itu, anak juga akan bertingkah laku aneh mengikuti tokoh-tokoh dalam game tersebut.